Limbah Pustaka x Green Drop: Sinergi Digitalisasi Bank Sampah dan Edukasi Kreatif untuk Desa Muntang
Ketua Ayam Petet
Penulis
Desa Muntang – Semangat literasi tidak hanya soal membaca buku, tapi juga membaca tantangan lingkungan. Melalui wadah Limbah Pustaka, tim Green Drop dari Telkom University Purwokerto hadir membawa napas baru dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas di Desa Muntang.
Kegiatan yang dipandu oleh dosen pembimbing Ibu Dr. Tenia Wahyuningrum, S.Kom., M.T. ini merupakan bentuk aksi nyata setelah tim berhasil dinobatkan sebagai Awardee Terbaik 1 Aksi Bumi. Fokus utama kolaborasi ini adalah memperkuat ekosistem Limbah Pustaka dengan sentuhan teknologi dan kreativitas:
Transformasi Digital Bank Sampah
Limbah Pustaka yang selama ini dikenal sebagai pionir penukaran sampah kini semakin diperkuat dengan hadirnya Aplikasi Bank Sampah. Aplikasi ini mempermudah pencatatan dan manajemen sampah warga secara digital, sehingga proses edukasi lingkungan menjadi lebih terukur dan efisien.
Edukasi Produk Berdaya Guna
Selain teknologi, sisi edukasi kreatif juga diperkuat melalui pelatihan pembuatan sabun dari limbah kulit buah. Inovasi ini selaras dengan misi Limbah Pustaka untuk memberikan nilai tambah pada setiap sampah yang dikumpulkan warga, mengubahnya dari limbah menjadi produk organik yang bermanfaat bagi rumah tangga.
"Kolaborasi ini adalah langkah maju bagi Limbah Pustaka untuk membuktikan bahwa inovasi mahasiswa bisa langsung menyentuh kebutuhan masyarakat desa," ungkap perwakilan tim Green Drop.
Dengan adanya integrasi antara aplikasi digital dan pengolahan limbah kreatif ini, diharapkan Desa Muntang tidak hanya menjadi desa yang bersih, tetapi juga menjadi pusat literasi lingkungan yang inspiratif bagi desa-desa lainnya.